Makanan Sehat | Tema 3 Subtema 2 Kelas 5 SD Semester 1
- Dita Nadya Ardiyani
- Oct 23, 2019
- 3 min read
Updated: Dec 3, 2019
Simak materi lainnya dalam Tema 3 Kelas 5 SD Semester 1 dalam link-link berikut:
A. Bahasa Indonesia
Contoh Iklan Media Elektronik:
Televisi
Radio
Internet
Ponsel (handphone)
Unsur-unsur dalam Kalimat Iklan:
Kalimat Deskriptif: menguraikan dan menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan
Kalimat Persuasif: mengajak dan membujuk orang untuk membeli dan memakai produk atau layanan yang ditawarkan
Imbuhan ber-: membuat kalimat aktif; tidak bisa dijadikan bentuk pasif
Makna Penggunaan Imbuhan ber-:
Melakukan pekerjaan: Bapak bertani di sawah.
Mempunyai: Gajah adalah hewan bertelinga lebar.
Memakai: Carilah dia yang berjaket biru.
Mengeluarkan/menghasilkan: Bebek milik Ayah bertelur tiga butir.
Menyatakan jumlah: Meskipun mereka hanya berdua, tetapi rumah itu terasa ramai.
Menyatakan panggilan: Via berpaman kepada adik ibu.
Menyatakan keadaan: Wilayah Puncak pagi itu berkabut.
B. IPS
Jenis-jenis Keragaman Sosial Budaya di Indonesia:
Keragaman Suku Bangsa: Suku Batak, Suku Minangkabau, Suku Dayak
Keragaman Bahasa: bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Minang
Keragaman Rumah Adat: Rumah Gadang, Rumah Lamin, Rumah Tongkonan
Keragaman Pakaian Tradisional: ulos, baju bodo, baju surjan
Keragaman Agama: Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu
C. SBdP
Pola Lantai: susunan pergerakan, perpindahan, dan pergeseran posisi dalam ruang tari
Jenis Pola Lantai:
Pola Garis Lurus: kesan sederhana tetapi kuat. Bisa dikembangkan menjadi pola horizontal, diagonal, zig zag, dan lain-lain.
Pola Garis Lengkung: kesan lembut tetapi lemah. Bisa dikembangkan menjadi pola melingkar, angka delapan, lengkung ke depan, dan lain-lain.
Contoh Pola Lantai pada Tari Kreasi Daerah:
Pola Garis Lurus: Tari Saman (Nanggroe Aceh Darussalam)
Pola Melingkar: Tari Kecak (Bali)
D. PKn
Sikap Positif dalam Menanggapi Keragaman Sosial Budaya:
Sikap Toleransi: rela menerima dan menghargai perbedaan dengan orang atau kelompok lain.
Sikap Empati: secara ikhlas mencoba merasakan pikiran dan perasaan orang lain.
Kedua sikap tersebut sangat penting agar keragaman sosial budaya yang ada tidak mengarah kepada perpecahan yang mengancam keutuhan bangsa dan negara.
E. IPA
E.1. Sistem Pencernaan pada Manusia
Urutan Proses Pencernaan pada Manusia:
1. Rongga Mulut: terjadi pencernaan secara mekanik (lidah dan gigi) dan pencernaan secara kimiawi (enzim amilase pada air ludah).
a. Lidah: membolak-balikkan makanan, mengecap berbagai rasa makanan.
Manis: ujung lidah
Asin: tepi depan lidah
Asam: tepi samping kiri dan kanan lidah
Pahit: pangkal lidah
b. Gigi: mengubah bentuk makanan agar mudah ditelan.
Gigi seri: memotong-motong makanan
Gigi taring: mengoyak makanan
Gigi geraham: mengunyah dan melumatkan makanan
2. Kerongkongan (Esofagus): mendorong makanan dari rongga mulut menuju lambung dengan gerak peristaltik, yaitu gerak mengembang, menyempit, meremas, dan mendorong makanan.
3. Lambung (Ventrikulus): tempat terjadinya pencernaan kimiawi terhadap protein.
Enzim Pepsin: mengubah protein menjadi pepton.
Enzim Renin: mengendapkan protein susu menjadi kasein.
Asam Klorida (HCl): membunuh kuman penyakit pada makanan.
4. Usus Halus: terjadi pencernaan kimiawi dan penyerapan sari-sari makanan yang dibantu cairan empedu dan enzim dari pankreas serta usus halus.
Usus dua belas jari (duodenum)
Usus kosong (jejunum)
Usus penyerapan (ileum)
5. Usus Besar (Kolon): terjadi pengendapan, penyerapan air, dan pembusukan oleh bakteri Escherichia coli. Hasil penyerapan air berupa ampas setengah padat yang disebut tinja (feses).
6. Anus: Feses berada di rektum (bagian akhir usus besar) untuk dikeluarkan melalui anus.
E.2. Zat Makanan yang Bermanfaat bagi Tubuh Manusia
1. Karbohidrat: sumber energi, terkandung pada padi, jagung, mie, roti, dan lain-lain.
2. Protein: pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, membentuk antibodi.
Protein Nabati: berasal dari tumbuhan; kacang kedelai, sayuran
Protein Hewani: berasal dari hewan; susu, daging, ikan
3. Lemak: tidak larut dalam air, berfungsi sebagai cadangan makanan.
Lemak Nabati: berasal dari tumbuhan; minyak kelapa, kacang tanah, alpukat
Lemak Hewani: berasal dari hewan; daging, susu, mentega, telur
4. Vitamin: senyawa organik kompleks yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil.
Larut dalam lemak: vitamin A, D, E, K
Larut dalam air: vitamin B dan C
5. Mineral: senyawa anorganik yang didapatkan dari makanan.
Mineral makro: dibutuhkan tubuh lebih dari 100 mg per hari.
Mineral mikro: dibutuhkan tubuh kurang dari 100 mg per hari.
6. Zat Aditif: zat tambahan pada makanan dan minuman yang bertujuan menyedapkan, mengawetkan, memberi rasa manis, maupun memberi warna. Dikelompokkan menjadi zat aditif alami dan zat aditif buatan.
Rangkuman ini mengacu kepada Modul Tematik SD terbitan CV Bina Pustaka, Depok.
Comments