top of page

Selamatkan Tumbuhan di Lingkungan Sekitar | Tema 1 Subtema 1 Kelas 6 SD Semester 1

  • Writer: Dita Nadya Ardiyani
    Dita Nadya Ardiyani
  • Jun 25, 2021
  • 4 min read

Updated: Jul 12, 2021

Selamat datang di kelas 6! Kelas paling tinggi di SD, harus lebih semangat lagi ya belajarnya :D


Jangan lupa pelajari subtema lainnya juga di sini:


 

A. Bahasa Indonesia


A.1. Kata Keterangan


Kata Keterangan: kelompok kata untuk meluaskan atau membatasi makna subjek atau

predikat dalam kalimat


Jenis Kata Keterangan:

1. Keterangan Tempat: menunjukkan tempat yang menjadi latar kalimat, didahului oleh di,

‘ke’, ‘dari’, ‘pada’, ‘dsb’

Contoh: Ibu pergi ke pasar.


2. Keterangan Waktu: menunjukkan waktu yang terjadi dalam kalimat, dapat dinyatakan

dengan ‘kemarin’, ‘besok’, ‘lusa’, ‘tahun lalu’, ‘pukul 06.00’, dsb


Contoh: Adik pulang sekolah pukul 12.00.


3. Keterangan Alat: menunjukkan alat yang digunakan untuk melakukan sesuatu dalam

kalimat, dinyatakan dengan ‘dengan… ‘, ‘menggunakan…’ , ‘dengan

menggunakan…’ , dsb


Contoh: Ayah membersihkan halaman menggunakan sapu lidi.


4. Keterangan Cara: menunjukkan bagaimana sesuatu bisa terjadi dalam kalimat,

dinyatakan dengan ‘dengan’ atau ‘secara’


Contoh: Kakak mengerjakan soal matematika dengan teliti.


A.2. Kalimat Efektif


Kalimat Efektif: kalimat yang sesuai kaidah bahasa, baik ejaan maupun tanda baca sehingga

mudah dipahami


Struktur Kalimat Efektif: terdiri atas subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K), dan

pelengkap (P)


Subjek (S): orang yang melakukan sesuatu

Predikat (P): kegiatan yang dilakukan subjek atau ciri yang melekat dengan subjek

Objek (O): orang/benda yang terlibat dalam kegiatan yang dilakukan subjek

Keterangan (K): hal-hal yang menerangkan tempat/waktu/alat/cara dalam melakukan sesuatu

Pelengkap (P): hal-hal mendetail yang melengkapi keterangan


Contoh Kalimat Efektif Menurut Strukturnya:

Anisa mengerjakan tugas sekolahnya dengan tekun.

S P O K


B. IPS


B.1. ASEAN


ASEAN: Association of South East Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia

Tenggara, merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi khusus negara Asia

Tenggara


Sejarah Berdirinya ASEAN:

1. 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand

2. Terbentuk melalui Deklarasi Bangkok

3. Diprakarsai oleh: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand

4. Tokoh-tokoh penting:

  • Indonesia: Adam Malik

  • Malaysia: Tun Abdul Razak

  • Filipina: Narcisco Ramos

  • Singapura: S. Rajaratnam

  • Thailand: Thanat Khoman


Negara Anggota ASEAN:

  1. Indonesia

  2. Malaysia

  3. Filipina

  4. Singapura

  5. Thailand

  6. Myanmar (sejak 23 Juli 1997)

  7. Laos (sejak 23 Juli 1997)

  8. Kamboja (sejak 16 Desember 1998)

  9. Vietnam (sejak 28 Juli 1995)

  10. Brunei Darussalam (sejak 7 Januari 1984)

Tujuan Pendirian ASEAN: memajukan kepentingan bersama, termasuk...

  1. Percepatan pertumbuhan ekonomi

  2. Kemajuan sosial budaya

  3. Perdamaian dan stabilitas regional

“Pilar” Tata Kelola ASEAN (sejak 2003):

  1. Keamanan ASEAN

  2. Komunitas Ekonomi ASEAN

  3. Komunitas Sosial Budaya ASEAN

B.2. Kenampakan Alam


Kenampakan Alam: dapat dilihat pada permukaan bumi (mencakup daratan dan perairan)

yang mempengaruhi keadaan sosial di suatu wilayah


C. PPKN


Pancasila: ideologi dasar negara Indonesia; rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan

bernegara


Perilaku Sesuai Sila Pancasila:

Sila ke-1:

  • Menghargai teman yang beribadah menurut agamanya

  • Tidak menghina agama/kepercayaan orang lain

Sila ke-2:

  • Berempati dan menolong tetangga yang terkena musibah

  • Menjenguk teman yang sakit

Sila ke-3:

  • Berteman dengan teman dari berbagai suku

  • Kerja bakti di lingkungan rumah

Sila ke-4:

  • Bermusyawarah dengan warga RT

  • Pemilihan ketua kelas

Sila ke-5:

  • Memberi kesempatan yang sama bagi semua kalangan untuk memperoleh pendidikan

  • Bersikap adil kepada teman dan tidak pilih kasih

D. SBdP


Seni Patung: Cabang seni rupa, hasil karyanya berupa benda tiga dimensi (memiliki panjang,

lebar, dan tinggi)


Ciri-ciri Patung:

1. Dapat bertahan selama mungkin

2. Dibuat dari bahan yang tahan lama: perunggu, marmer, batu kapur, granit

3. Bisa juga dibuat dari bahan berharga mahal dan mewah: emas, perak, jade, gading

4. Bahan patung yang umum dan harganya terjangkau: kayu, keramik, logam


Jenis Patung Berdasarkan Bentuknya:

1. Patung Figuratif: meniru bentuk-bentuk secara alamiah, seperti: manusia, hewan, tumbuhan

2. Patung Nonfiguratif: dibuat di luar bentuk aslinya dan cenderung abstrak, seperti: garis

garis melintang, lubang, atau lekukan


Jenis Patung Berdasarkan Teknik Pembuatannya:

  1. Zonde Bosse: berdiri sendiri dan terlepas di kanan-kirinya

  2. Relief: Menempel pada permukaan dinding, contoh: relief pada Candi Prambanan

Jenis Patung Berdasarkan Fungsinya:

1. Patung Religi: sebagai sarana beribadah

2. Patung Monumen: memperingati atau mengenang peristiwa bersejarah

3. Patung Arsitektur: menunjang konstruksi bangunan dan bernilai estetika

4. Patung Dekorasi: menghias bangunan atau lingkungan taman

5. Patung Seni: karya seni murni untuk dinikmati keindahannya

6. Patung Kerajinan: untuk dijual, dibuat oleh para pengrajin


E. IPA


E.1. Perkembangbiakan pada Tumbuhan


Berkembang Biak: Ciri makhluk hidup, untuk melestarikan jenisnya


Perkembangbiakan: Cara berkembang biak


E.2. Perkembangbiakan secara Generatif pada Tumbuhan


Perkembangbiakan secara Generatif: terjadi melalui proses pembuahan


Pembuahan: peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina


Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan:

1. Dilakukan dengan cara menanam biji

2. Alat perkembangbiakan generatifnya adalah bunga

  • Bunga lengkap/sempurna : memiliki kelopak, mahkota, benang sari, putik

  • Bunga jantan: memiliki kelopak, mahkota, benang sari

  • Bunga betina: memiliki kelopak, mahkota, putik

3. Alat kelamin jantan: benang sari dan serbuk sari, alat kelamin betina: putik

4. Pembuahan pada tumbuhan didahului oleh penyerbukan


Penyerbukan: peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik


Perantara Penyerbukan:

1. Angin: menerbangkan serbuk sari menuju kepala putik

2. Air: mengalirkan serbuk sari menuju kepala putik

3. Hewan (contoh: lebah): serbuk sari tertempel di badan lebah yang mengisap nektar

bunga, jatuh ke kepala putik saat berpindah ke bunga lain

4. Manusia: memindahkan serbuk sari ke kepala putik menggunakan tangan/alat


E.3. Perkembangbiakan secara Vegetatif pada Tumbuhan


Perkembangbiakan Vegetatif: terjadi tanpa proses penyerbukan dan pembuahan

  • Vegetatif Alami: tanpa bantuan manusia

  • Vegetatif Buatan: melibatkan bantuan manusia

Jenis Perkembangbiakan secara Vegetatif Alami:

1. Spora: sel sangat kecil yang bentuknya seperti biji, terjadi pada jamur, lumut, dan paku-

pakuan


2. Umbi Batang: batang yang tumbuh di dalam tanah, ujungnya menggembung untuk cadangan

makanan yang mengandung karbohidrat. Terjadi pada kentang, singkong, dan

ubi-ubian


3. Umbi Lapis: lapisan daun berdaging sebagai makanan cadangan. Di tengahnya terdapat

tunas yang disebut siung untuk menghasilkan umbi baru. Terjadi pada bawang

merah, bawang putih, bawang daun, bunga bakung, bunga lili


4. Tunas: bakal tumbuhan baru yang tumbuh di dekat pangkal induknya, terjadi pada pohon

pisang, bambu, dan tebu


5. Geragih atau Stolon: batang yang tumbuh di atas/di dalam tanah, pada ruas-ruasnya

terdapat akar yang akan tumbuh menjadi tunas baru


  • Geragih di atas tanah: semanggi, stroberi, pegagan

  • Geragih di dalam tanah: rumput teki

6. Adventif: tunas yang terletak di tepi daun atau akar tumbuhan


  • Tunas di tepi daun: cocor bebek

  • Tunas pada akar: sukun dan kesemek

7. Akar Tinggal atau Rhizoma: batang yang menjalar di dalam tanah untuk menumbuhkan tunas

baru, terjadi pada kunyit, temulawak, jahe, dan lengkuas


Ciri-ciri Akar Tinggal:

  • Batangnya menyerupai akar tetapi berbuku-buku (beruas-ruas)

  • Pada setiap buku terdapat daun yang berubah menjadi sisik tipis

  • Pada setiap sisik terdapat tunas

 

Rangkuman ini dibuat dengan mengacu kepada Modul Tematik SD terbitan CV. Bina Pustaka, Depok.


Commentaires


bottom of page